Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Terkait Covid-19 untuk menanggulangi warga yang terkena dampak Covid-19 maka Pemerintah Desa Gombong Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2020, sampai dengan bulan Juli 2020 Pemdes Gombong telah menyalurkan BLT sebesar Rp. 288.000.000 (dua ratus delapan puluh delapan juta rupiah) untuk 160 orang dalam 3 tahap penyaluran, tahap pertama Rp. 96.000.000 (sembilan puluh enam juta rupiah) untuk 160 orang masing-masin Rp. 600.000 (enam ratus ribu rupiah) dilanjutkan dengan tahap keduan dan ketiga dengan jumlah yang sama.
Praja
Rabu, 05 Agustus 2020
Selasa, 10 Mei 2016
KEGIATAN KEAGAMAAN
Perangkat Desa Gombong selain sibuk dengan tugas sehari- hari juga disibukan dengan berbagai macam kegiaatan diantaranya yaitu:
1. Kegiatan Peringatan Hari Besar Islam
Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Kp. Karamasantana pada tanggal 7 Mei 2016 dihadiri oleh Kepala Desa Gombong Tantan Taofik Sutanto,ST dan ketua MUI Desa Gombong Sodikin, selain membahas tentang Isra Mi'raj Kepala Desa Gombong juga sosialisasi tentang penyelenggaraan pemerintahan Desa Gombong
PROFIL DESA GOMBONG
Profil Desa adalah
gambaran menyeluruh tentang karakter desa yang meliputi data potensi desa, perkembangan desa dan data dasar keluarga. Potensi desa terdiri dari data
potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan
sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi desa. Data dasar keluarga terdiri dari data potensi social
ekonomi keluarga, kesehatan individual, kelompok dan lingkungan keluarga, data
pendidikan, penguasaan asset ekonomi dan sosial budaya serta tingkat kesejahteraan keluarga dan
perkembangan keamanan dan ketertiban.
Senin, 09 Mei 2016
Sejarah Desa Gombong Kec Ciawi Kab Tasikmalaya
Menurut
cerita dan beberapa catatan sejarah Desa,
Penghuni Desa Gombong Berasal dari
keturunan Mataran ( Jawa Tengah ). Mereka adalah Suku jawa, sebagaimana kita
ketahui dalam buku sejarah Kerajaan mataram mengalami masa jayanya ketika
pemerintahan Sultan Agung ( 1615-1645), pengaruh islam pada waktu itu sudah
tertanam dengan baik di kalangan penduduk.
Langganan:
Postingan (Atom)
